Cuy! Ayo ngudut, ~ayoo. Eh lu ngudut ? Oh yaudah duluan ya. Pada akhirnya ada kubu A dan kubu B.. 'A' adalah kubu yang merokok. Sudut pandang B yaitu gue sendiri menterjemahkan bahasa tubuh dari kubu A yang memandang diri gue.
- Culun
- ga Gaul
- kyk Cewe
- sok Bersih
- anak Baik
- ga Asik
- ga Keren
Menurut gue itu subjektif sih. Toh dulu gue bergaul sama yang meroko asik-asik aja. Walaupun guenya engga. Tergantung pembawaan dan obrolan aja yang menjadi jembatannya. Kalau roko yang jadi tumpuannya ya pasti ada kubu-kubunya..
Toh roko hanya aksesoris yang menggambarkan aktifitas hisap dan outputnya adalah asap yang membuat jeda di obrolan. Jadi ga harus dong akses ke situ musti ngeroko. Gue mikir kenapa gue engga meroko? Setelah dipikir-pikir hanya satu.
Iya alasaan!!
Alasan apa yang bisa membuat orang melakukan aktifias meroko. Pertanyaan itu juga kalau dilempar ke yang meroko. Pasti beberapa juga karena melihat temennya meroko. Jadi alasannya kebanyakan karena orang lain. Bukan karena kita. Hidup aja diatur orang lain secara tidak sengaja. ckckckkc